News Detail

Penyebab Cacar Air pada Anak

Cacar air adalah penyakit infeksi yang bisa menyerang orang dewasa maupun anak-anak, terutama yang daya tahan tubuhnya sedang menurun.

Meski termasuk penyakit yang tidak berbahaya atau tergolong ringan, cacar air tetap membutuhkan penanganan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi.

Lalu, apa saja penyebab, gejala, dan juga cara mencegah cacar air agar tidak bertambah banyak? Yuk, simak informasi selengkapnya!

Penyebab Cacar Air pada Anak

Sama seperti orang dewasa, penyebab cacar air pada anak adalah paparan virus varicella-zoster.

Orang tua perlu waspada ketika membawa anak pergi ke luar karena virus ini dapat menyebar dengan cepat di lingkungan padat seperti sekolah dan tempat bermain.

Adapun sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko lebih tinggi untuk terkena cacar air, seperti:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Belum pernah terkena cacar air
  • Belum mendapatkan vaksin cacar air
  • Bayi dari ibu yang belum pernah divaksin
  • Anak berusia di bawah 12 tahun

Gejala Cacar Air pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Biasanya gejala cacar air pada orang dewasa maupun anak sama, yaitu muncul ruam merah, gatal, serta lepuhan kecil berisi cairan pada kulit.

Gejala cacar air pada anak biasanya muncul dalam 10-21 hari setelah terpapar virus. Berikut adalah tanda-tanda awal dan gejala cacar air yang perlu diwaspadai:

1. Demam

Sebelum muncul ruam merah pada kulit, biasanya anak-anak akan mengalami demam ringan hingga tinggi terlebih dulu.

Munculnya demam sebagai gejala utama merupakan respon tubuh terkena infeksi virus.

2. Ruam Merah

Setelah mengalami demam, pada tubuh anak akan mulai bermunculan ruam atau bintik-bintik berwarna merah di sekujur tubuh dan disertai dengan rasa gatal.

Setelah beberapa lama, ruam merah akan berkembang menjadi lepuhan yang berisi cairan di dalamnya.

3. Lemas dan Nyeri Tubuh

Anak yang terkena cacar air juga merasa lemas disertai dengan sakit kepala, nyeri, pegal selama beberapa hari setelah terinfeksi.

Penularan Cacar Air

Walaupun tergolong penyakit ringan, cacar air merupakan infeksi yang sangat menular dan mudah menyebar.

Penularannya bisa melalui kontak langsung dengan cairan lepuhan ataupun cairan droplet ketika penderita batuk dan bersin.

Setelah melalui proses penularan, biasanya 2 hari setelahnya akan mulai muncul gejala seperti demam dan juga ruam merah pada kulit.

Umumnya, anak maupun orang dewasa hanya terkena cacar air sekali seumur hidup.

Setelah sembuh, tubuh mengembangkan kekebalan terhadap virus ini sehingga jarang terjadi infeksi ulang.

Cara Mencegah Cacar Air agar Tidak Bertambah Banyak

 

Jika anak sudah terkena cacar air, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari penyebaran ruam atau mencegah agar lepuhan tidak bertambah banyak:

1. Hindari Menggaruk

Ruam merah maupun yang sudah menjadi lepuhan berisi air biasanya disertai rasa gatal, sehingga anak-anak seringkali menggaruknya.

Demi menghindari penyebaran virus ke area kulit lain, bisa gunakan sarung tangan atau potong kuku anak.

2. Mandi Air Dingin

Selain menggunakan sarung tangan dan memotong kuku anak, kompres dingin juga bisa membantu mengurangi rasa gatal pada ruam merah ataupun lepuhan.

Sebisa mungkin hindari menggunakan air panas karena dapat memperparah rasa gatal.

3. Gunakan Krim atau Lotion Anti Gatal

Untuk menghindari rasa gatal, gunakan krim atau lotion pereda gatal pada ruam. Pastikan produk yang digunakan aman untuk anak ya!

4. Pakai Pakaian Longgar

Hindari menggunakan pakaian berbahan kasar untuk memperparah rasa gatal dan infeksi pada kulit.

Berikan keleluasaan dan kurangi tekanan pada kulit dengan menggunakan pakaian longgar berbahan lembut merupakan salah satu cara mencegah cacar air agar tidak bertambah banyak.

5. Jaga Kebersihan

Pastikan anak selalu dalam keadaan bersih dan berada di lingkungan yang tidak terpapar virus atau bakteri tambahan.

Cara Mencegah Cacar Air pada Anak

Selain mengatasi cacar air, pencegahan sejak dini juga sangatlah penting.

Berikut beberapa cara mencegah cacar air pada anak agar tidak tertular virus varicella-zoster:

1. Vaksinasi Cacar Air

Penyebab cacar air pada anak adalah virus varicella-zoster, sehingga dibutuhkan vaksinasi untuk melindungi tubuh dari paparan virus.

Pastikan anak mendapatkan vaksinasi sesuai jadwal dokter.

Umumnya, vaksinasi cacar air diberikan dalam dua dosis.

2. Hindari Kontak dengan Penderita

Cacar air merupakan penyakit yang sangat menular.

Pastikan anak berada dalam lingkungan aman yang jauh dari penyebaran virus dan tidak berinteraksi dekat dengan penderita cacar air.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Imun yang lemah merupakan salah satu faktor mudahnya virus cacar air masuk ke dalam tubuh.

Penuhi nutrisi anak untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.